Padasuka.tv – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk memperluas inisiatif keberlanjutan GoZero% melalui GoZero% Goes to Klangon di Bukit Klangon, Desa Glagaharjo, Sleman, pada Jumat (25/9). Kegiatan ini mencakup konservasi lingkungan, pengelolaan sampah, dan pengembangan kawasan GoZero% EcoCamp Klangon sebagai bagian dari peringatan World Cleanup Day.
Program ini melanjutkan GoZero% Goes to Yogyakarta yang dijalankan pada 2025. Jika tahun lalu fokusnya penghijauan, tahun ini Telkom mengintegrasikan konservasi, pengelolaan sampah, pengembangan EcoCamp, dan keterlibatan masyarakat dalam satu rangkaian yang diklaim lebih terintegrasi.
SVP Group Sustainability and Corporate Communication Telkom Ahmad Reza menyatakan program keberlanjutan tidak boleh berhenti pada satu aktivitas. “Kami ingin program keberlanjutan tidak berhenti pada satu aktivitas, tetapi berkembang menjadi ekosistem yang dapat memberikan dampak dalam jangka panjang,” ujar Reza dalam siaran pers, Senin (28/9).
Konservasi 200 Pohon hingga Bank Sampah
Pada aspek konservasi, GoZero% Plant & Grow Action diwujudkan melalui penanaman 200 pohon di sekitar area camping. Jenis yang ditanam meliputi jeruk keprok, kopi, dan sengon. Pemilihan jenis mempertimbangkan kondisi musim dan tingkat keberhasilan tumbuh, serta dilengkapi pemeliharaan dan pengawasan agar pohon dapat tumbuh optimal.

Bagian lain menghadirkan fasilitas tempat sampah terpilah untuk organik, anorganik, residu, dan B3, serta fasilitas bank sampah. Kehadiran fasilitas tersebut diikuti edukasi dan pendampingan kepada masyarakat untuk mendorong kebiasaan memilah sampah sejak dari sumbernya.
Pengelolaan sampah organik diperkenalkan melalui GoZero% Waste to Soil, berupa pembuatan komposter sederhana bersama masyarakat. Sampah organik yang terkumpul diolah menjadi kompos untuk dimanfaatkan kembali bagi tanaman di kawasan Klangon. Titik kompos bersama ini diharapkan menjadi ruang pembelajaran sekaligus fasilitas yang dikelola masyarakat secara berkelanjutan.
Baca Juga:
Telkom juga mengembangkan GoZero% EcoCamp Klangon sebagai kawasan camping ground yang mengedepankan prinsip ramah lingkungan. Penerapan GoZero% Rules menjadi bagian dari pengelolaan kawasan, khususnya menjaga kebersihan dan kenyamanan area camping.
Sejumlah fasilitas pendukung turut dihadirkan, antara lain welcome gate, photospot, dan signage edukasi mengenai kawasan camping ground serta pengelolaan sampah bagi pengunjung. Fasilitas tersebut memperkuat identitas Klangon sebagai destinasi wisata yang mengedepankan prinsip eco-friendly.

Potensi Ekonomi Sirkular Desa Wisata
VP Sustainability Telkom Gunawan Wasisto Ciptaning Andri menilai program ini berpotensi mendorong ekonomi sirkular di Desa Wisata Klangon. “Kami berharap peningkatan kunjungan wisata dapat ikut mendorong pendapatan masyarakat, yang kemudian dapat dikelola kembali untuk mendukung pengembangan fasilitas di kawasan ini,” jelasnya.
Dengan begitu, manfaat yang dihasilkan dapat terus berputar dan memberikan nilai bagi masyarakat setempat. Pendekatan ini menempatkan warga sebagai pengelola utama kawasan, bukan sekadar penerima program.
Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan memperluas keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan sekaligus membangun praktik pengelolaan kawasan yang dapat dilanjutkan secara mandiri. Inisiatif ini menjadi bagian dari implementasi aspek Environmental, Social, and Governance (ESG) Telkom, khususnya melalui pilar Save Our Planet.
Telkom memandang keberlanjutan sebagai proses yang membutuhkan keterlibatan bersama dan keberlanjutan pengelolaan setelah sebuah program selesai. Melalui GoZero% Goes to Klangon, berbagai fasilitas, pengetahuan, dan kebiasaan yang dibangun diharapkan menjadi legacy bersama yang terus tumbuh dan memberi manfaat bagi lingkungan serta masyarakat Klangon.
Langkah Telkom ini sejalan dengan tren korporasi yang menempatkan tanggung jawab lingkungan sebagai bagian dari strategi bisnis. Sejumlah perusahaan lain juga memperluas program serupa, misalnya melalui forum G20 TMM yang membahas kerja sama perdagangan dan pembangunan berkelanjutan.
Di sisi lain, penguatan kapasitas lokal melalui pelatihan menjadi perhatian banyak pihak, termasuk pelatihan SSTC yang menyasar peningkatan kompetensi lintas negara. Pendekatan serupa terlihat pada program UMKM yang menuntut pelaku usaha melek teknologi.
Sementara itu, isu literasi dan verifikasi informasi juga menjadi sorotan, seperti peluncuran playbook respons cepat terhadap hoaks kesehatan. Konteks ini menunjukkan bahwa keberlanjutan tidak hanya soal lingkungan, tetapi juga kapasitas sosial masyarakat.
Telkom menutup rangkaian dengan pesan #ElevatingYourFuture. Perusahaan menegaskan keberlanjutan sebagai proses jangka panjang yang membutuhkan keterlibatan bersama dan pengelolaan berkelanjutan setelah program selesai dilaksanakan.
[ META_DESCRIPTION]
Telkom menggelar GoZero% Goes to Klangon di Sleman: tanam 200 pohon, bank sampah, komposter, dan pengembangan GoZero% EcoCamp Klangon.























