Menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), nama KH. Abdul Ghaffar Rozin atau Gus Rozin semakin menjadi perhatian dalam bursa calon Ketua Umum PBNU. Pembahasan tidak hanya berfokus pada siapa yang akan memimpin PBNU, tetapi juga arah, kemandirian, dan masa depan organisasi.
Salah satu gagasan yang diangkat Gus Rozin adalah pentingnya mengembalikan kedaulatan NU. Menurut pandangan tersebut, NU perlu menjaga independensi organisasi dalam menentukan arah kebijakan serta tetap berpegang pada nilai-nilai dan kepentingan jam’iyah tanpa dipengaruhi kepentingan di luar organisasi.
Gagasan tersebut memunculkan berbagai diskusi mengenai peluang Gus Rozin dalam kontestasi Ketua Umum PBNU serta sejauh mana konsep “kedaulatan NU” dapat menjadi landasan bagi kepemimpinan di masa mendatang.
Pembahasan lengkap mengenai gagasan dan peluang Gus Rozin dapat disaksikan melalui tayangan PADASUKATV.


















