Padasuka.tv – Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus berjalan sepanjang 2026 dengan dukungan data capaian yang dipublikasikan melalui kanal resmi lembaga, seiring rangkaian pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan program ini tidak boleh dihentikan. Lembaga non-kementerian yang dibentuk melalui Perpres No. 83 Tahun 2024 itu menyatakan komitmennya memastikan pemenuhan gizi seluruh masyarakat melalui program yang terstruktur, terukur, dan berbasis data.
Dasar hukum pembentukan BGN adalah Perpres No. 83 Tahun 2024, dengan mandat utama memastikan terpenuhinya kebutuhan gizi masyarakat. Dalam situs resminya, BGN menyebut fokus kerjanya adalah peningkatan kualitas hidup melalui program yang terstruktur, terukur, dan berbasis data.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan program MBG akan diteruskan untuk membangun generasi sehat dan cerdas, sekaligus memperingatkan agar tidak ada penyelewengan dalam pelaksanaannya. Pernyataan itu menjadi garis kebijakan yang mengikat seluruh pelaksana program di lapangan.
Sasaran Penerima dan Cakupan Program
BGN menetapkan sasaran pemenuhan gizi yang mencakup beberapa kelompok utama. Peserta didik menjadi kelompok terbesar, meliputi jenjang SD, SMP, SMA sederajat, dan santri. Cakupannya mencakup pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah di berbagai lingkungan, termasuk pendidikan umum, kejuruan, keagamaan, pendidikan khusus, layanan khusus, serta pesantren.
Selain peserta didik, BGN menyasar anak-anak di bawah usia 5 tahun sebagai kelompok penerima manfaat. Untuk kelompok ini, BGN menjalankan pemantauan dan dukungan gizi intensif pada usia emas perkembangan anak.
Ibu hamil dan menyusui juga masuk dalam daftar sasaran. BGN menyatakan fokus pada kesehatan gizi ibu hamil dan menyusui demi kesehatan ibu dan bayi secara optimal, hingga mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi.
Data capaian yang dipublikasikan BGN melalui portal geospasial di gina.bgn.go.id menyajikan informasi spasial terkait Program Pemenuhan Gizi, mulai dari persebaran lokasi hingga capaian di setiap wilayah. Portal ini diarahkan untuk mendukung pemerataan gizi nasional.

Dampak Positif dan Dukungan Lintas Sektor
Sejumlah pernyataan resmi dan pemberitaan media kredibel sepanjang Mei hingga Juni 2026 mencatat respons positif terhadap program MBG. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah menyebut banyak dampak positif muncul, dengan 43 juta siswa menginginkan MBG dilanjutkan.
Presiden Prabowo Subianto menerima hasil kajian Dewan Ekonomi Nasional (DEN) soal MBG yang menunjukkan dampak positif bagi UMKM. Program ini disebut berdampak langsung terhadap kualitas sumber daya manusia (SDM).
Wakil Menteri Pertanian menyatakan MBG meningkatkan serapan komoditas pertanian, sementara DPR RI melalui dpr.co.id menyebut MBG sebagai investasi jangka panjang pemerintah untuk SDM Indonesia. Riset Universitas Indonesia (UI) juga menemukan MBG direspons positif oleh masyarakat menengah ke bawah.
Di tingkat penerima manfaat, seorang siswi SD di Nias Utara menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo melalui surat yang menyebut program ini membantunya menabung. Program MBG disebut sebagai program yang berdampak langsung terhadap kualitas SDM, bukan sekadar kebijakan.
BGN menyatakan misinya adalah menciptakan SDM Indonesia yang berkualitas demi membangun fondasi generasi mendatang yang sehat, cerdas, dan tangguh. Melalui program peningkatan gizi yang berkelanjutan, BGN berupaya mewujudkan Indonesia yang lebih kuat.
Tujuan Strategis dan Kanal Pengaduan
BGN menetapkan sejumlah tujuan strategis. Pertama, mengupayakan setiap individu dalam generasi mendatang memiliki status gizi optimal sebagai modal kesehatan dan kecerdasan. Kedua, menurunkan angka kesakitan dan kematian terutama pada ibu, bayi, dan anak-anak melalui intervensi gizi yang tepat dan berkelanjutan.
Ketiga, menjamin anak-anak Indonesia dapat mengakses pendidikan dengan baik, didukung gizi memadai. Keempat, menurunkan biaya pengobatan seiring generasi yang lebih sehat. Kelima, meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB) dalam jangka panjang karena generasi yang sehat dan produktif berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Untuk transparansi layanan, BGN terhubung dengan SP4N LAPOR! guna menerima pengaduan dan laporan masyarakat. Masyarakat dapat melaporkan permasalahan terkait layanan gizi melalui platform resmi tersebut.
Informasi lebih lanjut mengenai kelembagaan dan program BGN dapat diakses melalui halaman resmi yang memuat profil lembaga.
BGN juga membuka akses bagi publik untuk mengenal tim yang terdiri dari berbagai golongan, yang seluruhnya berdedikasi mencapai tujuan lembaga. Portal geospasial gizi nasional menjadi kanal data resmi bagi siapa pun yang ingin memantau persebaran lokasi dan capaian program di setiap wilayah.























